Sunday, June 19, 2016

CONTOH PEMBUATAN KATA PENGANTAR TEKNIK MESIN





            Puji syukur kehadirat ALLAH S.W.T, berkat Rahmat dan Hidayah_NYA maka laporan praktek kerja lapangan ini dapat terselesaikan dengan baik.
            Penulis menyadari bahwa laporan praktek industri ini tidak mungkin dapat diselesaikan tepat waktunya tanpa adanya bimbingan, bantuan, serta dorongan dari berbagai pihak.
            Keberhasilan dan kelancaran dalam melaksanakan praktek industri ini, penulis mendapat bantuan bimbingan dari banyak pihak. Maka untuk itu perkenankanlah penulis menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesarr-besarnya kepada yang terhormat :
1.      Ibu Dr. Ir...............,  selaku ..............
2.      Bapak .......................Selaku Ketua Jurusan Teknik ...........
3.      Bapak .................. selaku dosen pembimbing ........................
4.      Bapak .................... selaku dosen penguji ...................
5.      Bapak ........................selaku orang tua penulis
6.      Bapak ................ selaku pembimbing lapangan di perusahaan PT ..............
7.      Dan rekan-rekan mahasiswa serta semua pihak yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan laporan praktek industri ini.
Dalam penulisan laporan ini, penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan walaupun penulis sudah berusaha dengan optimal dalam penulisan laporan ini. Oleh karena itu saran dan kritik yang bersifat konstruktif dari semua pihak sangat diperlukan dan semoga dihari kelak dapat lebih sempurna dan diharapkan agar menjadi panutan bagi adik kelas yang akan datang.



                                                                                                                                  Penulis,             

                                                                                                                       

Saturday, June 18, 2016

Fungsi Cara kerja Dan komponen Motor Starter



                                                                                             
Starter motor adalah komponen pada mobil yang  berfungsi memutarkan fly wheel pertama kali sehingga mesin dapat hidup.
Suatu mesin tidak dapat hidup dengan sendirinya, maka mesin tersebut memerlukan tenaga dari luar untuk memutarkan poros engkol dan membantu untuk menghidupkan mesin. Dari beberapa cara yang ada, mobil umumnya mempergunakan motor listrik , digabungkan dengan magnetic switch yang memindahkan gigi pinion yang berputar ke ring gear yang dipasangkan pada bagian luar fly wheel, sehingga ring gear berputar (dan juga poros engkol). Agar mesin dapat berputar, motor starter harus menghasilkan momen yang besar dari tenaga yang kecil yang tersedia pada baterai.
Bila pengantar (kumparan anker) bermedan magnet, ditempatkan pada area medan magnet dari kumparan medan, garis gaya magnet dari kedua medan magnet saling berpotongan. Hal ini akan menyebabkan perbedaan energi kemagnetan di sekitar pengantar dan menghasilkan gaya EMF (Elektromagnetic Force ).

 
 Gambar 3.1 starter motor

       Dengan menggunakan motor starter maka akan lebih efisien daripada menggunakan tenaga manual (tenaga manusia).Motor Starter terdiri atas beberapa bagian yang memungkinkan bekerja untuk mengubah energi listrik DC dari baterai menjadi energi mekanik dalam bentuk gerak putar untuk memutarkan fly wheel, sehingga mesin dapat hidup. Pada saat ini terdapat 3 jenis sistem starter yaitu Tipe planetary,Pada starter tipe ini menggunakan tiga buah gear sebagai penopang poros armature juga sebagai penggerak armature itu sendiri sebelum memutar kopling dan pinion gear. Yang kedua Tipe Reduksi, Pada starter tipe ini terdapat gear-gear yang saling mereduksi dari kumparan armature hingga ke gear pada poros kopling yang terakhir Tipe Konvensional Pada starter tipe ini hanya terdapat satu buah gear yaitu pinion gear yang akan terhubung ke fly wheel gear ketika drive lever mendorong gear tersebut saat starter berputar.
3.2.1  Fungsi Starter Motor
       Adapun fungsi dari Starter Motor pada kendaraan yaitu :
Pada saat suatu mobil dalam kondisi mati, maka perlu adanya tenaga dari luar untuk memutar poros engkol pertama kali, putaran poros engkol ini dibutuhkan mesin untuk memulai siklus kerjanya atau dalam artian "mesin tersebut hidup". Ada banya cara yang digunakan untuk memutar poros engkol tersebut, diantaranya dengan cara mendorong kendaraan, meng engkol, meng-slah (pada sepeda motor) dan menggunakan motor listrik pada sepeda motor dan mobil. Dari cara-cara tersebut, paling banyak digunakan pada saat ini adalah dengan menggunakan motor listrik atau yang biasa kita sebut motor starter, dengan cara ini diharapkan proses dalam menghidupkan mesin dapat lebih efektif dan efisien. Motor starter ini menerima energi listrik dari bateraiyang kemudian dirubah menjadi tenaga mekanik gerak, yang digunakan untuk memutar poros engkol melalui fly whell (roda gila).
Berlanjut ke inti pembahasan kita yakni, fungsi dari motor starter. Dari uraian diatas dapat kita simpulkan bahwa fungsi daripada motor starter pada sistem starter adalah untuk merubah energi listrik dari baterai (aki) menjadi energi gerak (mekanik) yang akan digunakan untuk memutar fly wheel pertama kali yang dibutuhkan mesin tersebut untuk hidup atau melakukan siklus kerjanya. Setalah mesin (engine) hidup maka tidak dibutuhkan lagi yang namanya motor starter untuk memutar fly wheel, karena pada saat mesin hidup, mesin sudah dapat menghasilkan usaha dalam siklus kerjanya, sehingga dapat berputar sendiri tanpa bantuan dari tenaga luar.
3.2.2 Cara Kerja Starter Motor
            Saat kunci kontak dalam posisi ST (starter), hal ini akan menyebabkan arus pada baterai mengalir melalui kunci kontak. Selanjutnya arus tersebut akan beranjut mengalir ke hold in coil dan ke massa. Di sisi lain, arus tersebut juga akan bisa mengalir menuju pull in coil, field coil, dan menuju ke massa melalui armature. Saat proses ini terjadi maka holdin coil dan pull in coil akan membentuk gara magnet yang mengarah ke arah yang sama. Hal ini terjadi karena arus kumparan pada kedua medan tersebut mengalir ke tujuan yang sama. Poinnya adalah terjadi gaya kemagnetan pada bagian hold in coil dan pull in coil. Untuk lebih jelasnya,berikut ini adalah proses yang terjadi: Baterai -> kunci kontak -> terminal50-> holdincoil-> massaBaterai-> kunci kontrak -> terminal 50 -> pull in coil -> field coil -> brush positif-> armature -> brush negatif -> massa

                                                            Gambar 3.2 cara kerja mottor starter

Saat pinon gear sudah berkaitan penuh dengan ring gear maka kontak plate akan secara otomatis mulai menutup bagian main switch. Dalam proses ini, arus yang mengalir adalah sebagai berikut Baterai-> kunci kontak ->terminal 50 ->hold in coil-> massa Baterai -> Terminal30-> main switch -> terminal C-> Field coil -> armature-> massa.pada keadaan ini terminal C terdapat arus. Akibatnya, kontak plate akan ditahan oleh daya magnet dari hold in coil. Ini dipicu oleh arus dari pull in coil yang tidak bisa mengalir karena tidak terdapat beda potensial didalamnya. Alhasil, starter akan menghasilkan momen putar yang cukup besar. Momen putar ini akan difungsikan untuk memutarkan ring gear.

 
                                                                              Cara Kerja Motor Starter gambar 3.3


Saat mesin motor sudah hidup maka kunci kontak berada pada posisi ON. Aliran yang terjadi saat itu adalah sebagai berikut:Baterai -> terminal 30 -> main switch>terminalC-> fieldcoil-> armature> massa Karena kunci kontak pada posisi ON dan tidak dalam posisi start, maka aliran arusnya akan menjadi seperti dibawah ini:Baterai -> terminal 30 -> main switch -> terminal C -> pull in coil -> hold in coil-> massa. dalam kondisi tersebut tidak terjadi kemagnetan sehingga membuat kontak plate kembali ke posisi semula.
3.2.3 Komponen motor starter



 


            Gambar 3.4 gambar yoke core field core
Keterangan
1. Yoke
Yoke dibuat dari logam yang berbentuk silinder dan berfungsi sebagai tempat pole core yang diikat dengan sekrup.
2.Pole Core
Pole core berfungsi sebagai penopang  field coil dan memperkuat medan magnet yang ditimbulkan oleh field coil.
3.Field Coil
Kumparan medan atau yang biasa disebut dengan field coil dibuat dari lempengan tembaga, dengan maksud dapat memungkinkan mengalirnya arus listrik yang cukup kuat/besar. Field coil ini berfungsi untuk membangkit medan magnet.
4. Armature
Armature terdiri dari sebatang besi yang berbentuk silindris dan di beri slot-slot, poros, komulator serta kumparan armature. Dan berfungsi untuk merubah energy listrik menjadi energi mekanik (gerak), dalam bentuk gerak putar.
Gambar 3.5 Armature
5.ArmatureBrake
Armature brake berfungsi sebagai pengereman putaran armature setelah lepas dari perkaitan dengan ring gear pada roda gila(fly wheel).


Gambar 3.6 Armature Brake

6. Brush 
Brush atau sikat terbuat dari tembaga lunak, dan berfungsi untuk meneruskan atau menyalurkan arus listrik dari field coil ke armature coi llangsung ke massa melalui komutator. Umumnya starte rmemiliki empat buah brush, yang di kelompokkan menjadi dua. Yaitu dua buah brush positi dan dua brush negatif.
 
7. Drive Lever 
Drive lever berfungsi untuk mendorong pinion  gear ke arah posisi berkaitan dengan ring gear pada roda gila. Dan melepas perkaitan pinion gear dari perkaitanring gear roda penerus. 
 
8.Sarter Clutch 
Sarter clutch berfugsi untuk memindahkan momen punter shaft kepada fly wheel, sehingga dapat berputar. Starter clutch  juga berfungsi sebagai pengaman dari armature coil bila mana roda penerus cenderung memutarkan pinion gear.

 
 

9.Sakelar Magnet (Magnetic Switch) 
Sakelar magnet (magnetic switch)atau disebut juga dengan solenoid ini di gunakan untuk menghubungkan dan melepaskan pinion gear ke/dari roda gila, sekaligus mengalirkan arus listrik yang besar pada sirkuit motor starter melalui terminal utama.